Jabatan Fungsional

Jabatan Fungsional dan Tunjangan Fungsional

Pilih Jabatan Fungsional atau Jabatan Struktural?

Bagi sebagian orang yang memiliki kesempatan, terkadang dibingungkan oleh dua jenis pilihan jabatan, yaitu jabatan struktural atau jabatan fungsional. Bukan merupakan hal yang mudah bila kita diharuskan memilih antara jabatan struktural dan jabatan fungsional. Mari kita lihat perbedaan definisinya:

  1. Jabatan Fungsional: merupakan jabatan teknis yang tidak terdapat dalam struktur hierarki organisasi, tetapi sesuai daengan namanya fungsinya sangat diperlukan dalam pelaksanaan tupoksi suatu organisasi pemerintahan, misalnya: dokter, guru, perawat, peneliti, dosen, pengawas radiasi, dan lain sebagainya (bisa dilihat di daftar ini).
  2. Jabatan Struktural, merupakan jabatan yang tercantum dalam struktur hierarki organisasi pemerintahan. dari yang tinggi (Eselon 1/a) hingga yang terendah (Eselon IV/b), misalnya: Deputi, Kepala Biro, Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala Desa, dan lain-lain (dapat dilihat pada daftar ini).

yang mungkin akan membuat anda bingung (bagi yang harus memilih) kedua jenis jabatan ini tidak boleh dirangkap. Ada kelebihan dan kekurangan dalam setiap pilihan jabatan karier (jabatan fungsional dan struktural):

Berikut beberapa keuntungan bila kita mengkuti Jabatan Fungsional:

  1. Aspek kesejahteraan, pemilik jabatan fungsional akan mendapat tunjangan fungsional yang besarnya bervariasi sesuai dengan jenis jabatan fungsional. Semakin tinggi jabatan fungsional tentu saja tunjangannya semakin tinggi.
  2. peluang memperoleh kepangkatan lebih tinggi.
  3. peluang memperoleh kenaikan pangkat/golongan lebih cepat.
  4. motivasi lebih untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan sesuai dengan Jabatan Fungsional yang diikuti.
  5. peluang untuk mengembangkan gagasan/ide kreatif lebih luas.

Beberapa keuntungan bila kita mengikuti Jabatan Struktural:

  1. Tugas dan wewenang yang lebih luas (sesuai dengan jabatannya)
  2. Prestise yang lebih tinggi dibandingkan dengan jabatan fungsional, pejabat struktural selalu memiliki bawahan, berbeda dengan pejabat fungsional yang tidak memiliki bawahan.
  3. kesempatan managerial, bagi anda yang suka memanage orang maka anda lebih tepat berada pada jabatan strukural, tapi perlu diketahui managerial merupakan kelebihan dan kekurangan jabatan struktural, karena orang tidak bisa diatur/dimanage sebagaimana mesin, perlu kemampuan atau seni untuk melakukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *